Hati Seekor Tikus
Sumber : 2(dot)bp(dot)blogspot(dot)com
Seekor tikus
merasa hidupnya sangat tertekan karena takut pada kucing. Ia lalu menemui
seorang penyihir sakti untuk meminta tolong. Penyihir memenuhi keinginannya dan
mengubag si tikus menjadi seekor kucing.
Namun setelah
menjadi kucing, kini ia begitu ketakutan pada anjing, kembali ia menemui
penyihir sakti yang kemudian mengubahnya menjadi seekor anjing. Tak lama
setelah menjadi anjing, sekarang ia merasa ketakutan pada singa. Sekali lagi
penyihir sakti memenuhi keinginannya dan mengubahnya menjadi seekor singa.
Apa yang
terjadi? Kini ia sangat ketakutan pada pemburu. Ia mendatangi lagi si penyihir
sakti meminta agar diubah menjadi pemburu. Kali ini si penyihir sakti menolak
keinginan itu sambil berkata, “Selama kau masih berhati tikus, tak peduli
bagaimana pun bentukmu, kau tetaplah seekor tikus yang pengecut.”
Sumber: Anwar, Zainul (2012). A-Z Psikologi “Berbagai Kumpulan Topik Psikologi”. Yogyakarta: Penerbit Andi Offset.
