Mengapa Anda bisa kehilangan Ide ketika menulis?
Hal yang paling
sering dikeluhkan oleh sebagian penulis adalah ketika mereka sedang menulis
namun tiba-tiba saja mereka “blank”
alias kehilangan ide. Tentu saja momen-momen semacam itu merupakan pukulan berat
bagi seorang penulis di mana mereka harus memulai lagi dari nol.
Selain
membuang-buang waktu, tentu saja tidak semua orang bisa memiliki ingatan cukup
kuat, terutama tentang proses pencarian ide. Berikut ini adalah beberapa hal
yang bisa menyebabkan seorang penulis kehilangan
idenya ketika sedang menulis.
#1 Kurang Membaca Buku
Sumber : ummi-online(dot)com
Inspirasi atau
ide menulis bisa datang dari mana saja, salah satunya adalah dari kegiatan
membaca. Baik itu membaca majalah, buku, blog, surat kabar, dan lain sebagainya
sama-sama dapat memberikan inspirasi untuk menulis. Salah satunya adalah dengan
banyak membaca kita bisa meningkatkan kosakata yang kita miliki.
Adapun solusinya
adalah dengan cara meluangkan waktu untuk membaca. Di sela-sela waktu menulis
Anda, sisakanlah untuk pergi ke perpustakaan atau membuka lagi koleksi
buku-buku Anda. Bacalah dan amati beberapa hal dari buku tersebut seperti
kosakata, gaya penulisan, gaya penyampaian materi, dan sebagainya.
#2 Kurangnya Menulis
Sumber : menuliskreatif(dot)com
Orang yang
terbiasa menulis dengan orang yang jarang menulis memang berbeda. Orang yang
terbiasa menulis memiliki kemampuan menghasilkan dan mengolah ide lebih besar
daripada orang yang jarang menulis.
Adapun solusi
dari permasalahan ini tentunya adalah dengan memperbanyak intensitas menulis Anda.
Jika biasanya Anda hanya mampu menulis
lima halaman sehari, maka tingkatkan menjadi enam halaman. Selain menambah
jumlah halaman, Anda juga bisa berlatih menulis buku di luar genre yang Anda
minati. Hal itu tidak lain untuk mengasah kemampuan Anda dalam menggali ide-ide
baru di otak Anda.
#3 Kurangnya Olahraga
Sumber : citizendaily(dot)net
Olahraga dapat
memperlancar peredaran darah ke otak. Jika peredaran darah di otak lancar; maka
Anda dapat memaksimalkan otak Anda untuk memproduksi banyak ide. Namun jika
peredaran darah di otak lemah, maka bisa memperburuk daya ingat Anda dan sulit
untuk berkonsentrasi.
Adapun solusi
dari permasalahan ini tentunya adalah dengan sering-sering melakukan olahraga,
terutama olahraga yang menunjang bagi kesehatan otak. Beberapa olahraga yang
menunjang kesehatan bagi otak adalah berenang, membaca, berkata dengan
menggunakan bahasa asing, menulis dengan tangan kidal, bermain catur, dan juga
mendengarkan musik.
#4 Kurangnya Istirahat
Sumber : anneahira(dot)com
Istirahat juga
sangat diperlukan bagi semua aktivitas, terutama aktivitas menulis yang
menguras banyak waktu dan tenaga. Untuk itu, istirahat pun juga dibutuhkan
terutama untuk menghindari stres karena aktivitas yang terlalu memeras otak.
Solusi untuk
permasalahan ini cukup mudah yaitu dengan mengistirahatkan mata dan otak Anda.
Berilah waktu sekitar 10-15 menit untuk menjauh dari meja kerja. Anda bisa
berjalan mengelilingi taman, melihat kolam, dan sebagainya. Bebaskan pikiran
Anda dari beban kerja Anda, setelah itu Anda bisa melanjutkan aktivitas menulis
Anda.
#5 Tidak Bisa Memanfaatkan Momen
Kehilangan ide
juga bisa disebabkan karena Anda kurang bisa menguasai medan atau tidak pernah
meluangkan waktu untuk ke toko buku. Banyak sekali penulis yang jarang
mengunjungi toko buku sehingga tidak tahu trend buku yang saat ini sedang
terjadi.
Solusinya cukup
mudah yaitu dengan meluangkan waktu ke toko buku. Pergilah ke toko buku bersama
beberapa teman Anda sambil terus mengamati buku apa yang sedang trend saat ini.
Dari situ Anda bisa mengembangkan ide Anda sesuka-suka Anda. Sebagai contoh
adalah ketika sedang musim haji, maka Anda bisa menulis buku tentang tata cara
haji dan umrah, ketika musim ujian nasional maka Anda bisa menulis buku tentang
berbagai macam tips menghadapi ujian nasional, dan masih banyak lagi.
Sumber: Nugroho, Rinto, Ipnu. Tahun 2014. "Menjadi Penulis Kreatif". Yogyakarta: Penerbit Notebook



